Mari belajar bercarut!!

(nb : carut = kata-kata kotor)

yow yow yow!

judul yang mantap kan! sangat menggugah dan brilian! nah, langsung saja, seperti kata mas judul… kita akan belajar bercarut disini! (huuu… turuun!!)

serius! kenapa saya membuat tulisan bangsat macam ini?

semua ini bermula dari pengamatan saya pada kehidupan sehari-hari sebagai warga negara indonesia. banyak anak-anak muda (termasuk saya) memakai kata-kata kasar saat mengekspresikan berbagai macam ekspresi.

nah lo, nah lo…

dan menariknya, carutan yang dipakai bukan hanya carutan bahasa indonesia melainkan juga bahasa inggris seperti “the f word”.

nah, saat ditanyai, pada umumnya mereka semua ga tau (dan sok tau) apa arti f**k sebenarnya.

pengembaraan berlanjut ke google. saya nyari apa sebenarnya arti kata f**k tersebut… dan… burubababa!!! saya nemu, bahwa f**k adalah istilah yang bisa dibilang “teratur”

(whaaats!!!!???)

di informasi yang saya dapatkan, f**k artinya (F)ornification (U)nder (C)oncent of the (K)ing.

istilah ini dipakai saat warga inggris jaman baheula pengen punya anak, nah mereka harus minta izin dulu sama raja. nah, kalo yang namanya FUCK udah dapat, baru mereka boleh punya anak…

ada lagi teori yang lain… katanya f**k adalah singkatan dari (F)or (U)nlawful (C)arnal (K)nowledge. gelar kehormatan ini “disematkan” kepada orang-orang yang berzina pada abad ke-15 di London, sebagai tanda malu karena sudah melakukan dosa.

nah… sekarang udah tau kan, apa arti fuck sebenarnya? banyak orang2 sekarang yang asal bersuara aja bercarut tanpa mengetahui apa makna kata-kata yang mereka ucapkan. itu sama aja dengan bahasa minangnya “ngecek dulu, baru mangango”

mestinya, sebagai orang berpendidikan, kita mesti mengetahui apa yang kita ucapkan terlebih dahulu, baru kita ucapin… ga asal bunyi saza gitu mas…

penemuan saya tentang f**k ini, dapat diambil pelajaran bahwa sebaiknya “mikir dulu sebelum ngomong”

bukannya lebih baik kalo kita tahu apa sebenarnya dibalik fenomena2 di sekitar kita. itu membuktikan, kalo wawasan kita luas, dan kalo bercarut pun, kita berada dalam sebuah pemikiran yang matang. Jangan sampai jadi “tong kosong nyaring bunyinya”.

enggak di facebook, twitter, dan lain2, kalo udah marah, ituuu aja isinya. padahal mereka ga tau dan ga mau tau apa sebenarnya yang mereka ucapin. itu nandain, kalo ucapannya ga ada isinya. setidaknya, kita tahu apa maksud, arti, dll sebelum ngucapin.

jadi…

JANGAN ASAL BACOT!

selesai… karena PASTI ga ada yang baca tulisan murahan ini, thx for not reading ^^

2 responses to “Mari belajar bercarut!!

  1. Hei motherfucker! I like your trash information , dats good .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s